27.1 C
Banjarmasin
Selasa, Januari 13, 2026

Peringati Hari Guru Nasional 2025, Pemprov Kalsel Perhatikan Kesejahteraan Guru Banua

Artikel Menarik

Banjarbaru, Sapalah.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus memperhatikan nasib dan kesejahteraan para guru di Banua. Komitmen itu disampaikan pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025.

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin menjadi Pembina Apel Peringatan Hari Guru Nasional 2025, yang bertemakan “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Apel dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Selasa (25/11/2025).

Apel Peringatan Hari Guru Nasional 2025 diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur, Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Kalsel, Kepala SMA/SMK/SLB se-Kalsel, Ketua PGRI Kalsel, Ketua IGTKI Kalsel, Ketua HIMPAUDI Kalsel, para guru, dan karyawan-karyawati di lingkungan Pemprov Kalsel.

Usai apel, Syarifuddin menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memperhatikan nasib guru di Banua, terutama menyangkut kesejahteraannya.

”Harapannya, masyarakat di seluruh pelosok daerah ini, tidak hanya di perkotaan, tetapi hingga ke perdesaan, semuanya dapat mengakses pendidikan dengan mudah,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel Galuh Tantri Narindra menambahkan, peningkatan kesejahteraan guru di Banua sudah menjadi program prioritas Gubernur Kalsel Muhidin.

“Tidak hanya kesejahteraan guru, tetapi juga peningkatan kompetensi guru. Untuk itu, kami sedang membuat database guru berbentuk digitalisasi pendidikan banua. Lewat sistem digital itu, kita bisa mengetahui di mana saja penempatan guru, sehingga penempatannya merata,” kata Tantri.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti dalam amanatnya, yang dibacakan Syarifuddin pada apel Peringatan Hari Guru Nasional 2025, menekankan bahwa guru yang hebat adalah yang mengajar dengan hati. Mereka tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Guru juga harus bersikap adaptif, mampu merangkul teknologi, namun tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Bukan hanya itu, guru yang tergerak, terus berinovasi, dan menjadikan kelas sebagai ruang yang penuh inspirasi dan minim diskriminasi,” katanya.

Di akhir amanatnya, Abdul Mu’ti meminta para guru agar bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna. Ia memastikan, akan terus berupaya menghilangkan segala kendala struktural yang membelenggu potensi para guru.

”Mari jadikan Hari Guru Nasional 2025 ini sebagai momentum untuk memperbaharui janji kita kepada bangsa, Mendidik dengan Hati, Mengabdi Tanpa Henti,” katanya.

Apel Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Banjarbaru juga disemarakkan dengan lagu-lagu wajib yang dinyanyikan oleh paduan suara dari SMA Negeri 1 Kota Banjarbaru. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terkini