30.1 C
Banjarmasin
Sabtu, April 4, 2026

Penggemar K-pop Usulkan Pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon

Artikel Menarik

Seoul, Sapalah.com  Penggemar K-pop yang tergabung dalam KPOP4PLANET mengusulkan pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon kepada Majelis Nasional Korea Selatan. Tujuannya untuk melindungi fandom yang berkelanjutan di tengah memburuknya krisis iklim.

KPOP4PLANET menyampaikan proposal pedoman Carbon-Neutral Performance kepada anggota parlemen Korea Selatan, Park Soo-hyun (Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata) dari Partai Demokrat Korea dalam pertemuan langsung di Majelis Nasional, Seoul pada 6 Februari 2026.

Juru Kampanye KPOP4PLANET Indonesia, Nurul Sarifah menuturkan, penggemar K-pop dari Indonesia dan Korea Selatan menyerukan proposal tersebut dengan tujuan untuk melindungi fandom (kelompok penggemar) yang berkelanjutan di tengah memburuknya krisis iklim.

”Pertemuan tersebut diselenggarakan untuk mengkonkretkan isu-isu yang diangkat pada Forum Standardisasi Konser K-Pop Rendah Karbon yang diadakan di Majelis Nasional Desember 2025 lalu,” kata Nurul lewat keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, proposal tersebut mendorong pembentukan dewan yang dipimpin pemerintah Korea Selatan untuk menetapkan pedoman pertunjukan dan acara K-pop netral karbon. Nurul sebagai salah satu pendiri KPOP4PLANET turut hadir dalam pertemuan itu.

Selain itu, hadir pula Dayeon Lee, aktivis yang terpilih untuk BBC 100 Women tahun 2023 dan Nayeon Kim, aktivis yang memimpin kampanye K-Pop Carbon Hunters. Mereka secara langsung membahas kekhawatiran para penggemar global.

Dayeon Lee mengatakan, pedoman acara ramah lingkungan rendah karbon Pemerintah Korea sudah stagnan selama 18 tahun sejak diberlakukan pada 2008.

”Kami mendesak pembentukan badan konsultatif resmi yang melibatkan Majelis Nasional, pemerintah, dan industri untuk menetapkan standar praktis yang mencerminkan pertumbuhan pesat industri pertunjukan dan realitas krisis iklim. Konser rendah karbon bukan lagi pilihan, melainkan masalah kelangsungan hidup,” katanya.

Menurut Nurul, Indonesia adalah salah satu tempat terbesar bagi basis penggemar K-pop di dunia. Namun akhir-akhir ini, pembatalan konser akibat bencana iklim, seperti banjir dan cuaca ekstrem semakin meningkat. Para penggemar mengalami dampak krisis iklim sebagai ancaman eksistensial dalam kehidupan sehari-hari mereka.

”Jika Korea, tempat kelahiran K-pop, menetapkan standar konser rendah karbon, ini akan memperkuat dampak budayanya,” ujar Nurul.

Para penggemar K-pop di Indonesia yang tidak dapat hadir secara langsung dalam pertemuan itu juga menyampaikan pesan video kepada anggota parlemen Park Soo-hyun. ”Tolong pimpin perubahan ini agar kami dapat menikmati K-pop dengan gembira,” kata mereka.

Sejak tahun lalu, KPOP4PLANET secara konsisten telah menyerukan perubahan dalam industri pertunjukan, termasuk penggunaan energi terbarukan untuk mengatasi krisis iklim melalui kampanye ”K-Pop Carbon Hunters”.

Dengan mengutip contoh tur rendah karbon yang dilakukan artis global, seperti Coldplay dan Billie Eilish, KPOP4PLANET menekankan, K-Pop juga harus memikul tanggung jawab terhadap krisis iklim sesuai dengan posisi globalnya.

Galang petisi

Menurut survei yang dilakukan KPOP4PLANET pada 2025, sebanyak 92,2 persen penggemar K-pop global menginginkan konser rendah karbon. KPOP4PLANET melalui kampanye ”K-pop Carbon Hunters” sudah mendapat hampir 10.000 tanda tangan petisi dari penggemar di seluruh dunia.

Proposal KPOP4PLANET menguraikan tugas-tugas utama Dewan Konser Rendah Karbon, yaitu menetapkan standar untuk mengukur emisi karbon di seluruh proses perencanaan dan operasional pertunjukan; meninjau kebijakan insentif yang efektif untuk pertunjukan netral karbon; dan secara resmi menetapkan dan mendistribusikan pedoman.

Selain itu, tugasnya juga mempromosikan proyek percontohan pertunjukan netral karbon yang dipimpin oleh Majelis Nasional, serta mendesak pembentukan badan konsultatif yang melibatkan pemerintah dan industri.

Park Soo-hyun menyampaikan, ia akan meminta peta jalan pemerintah melalui penyelidikan komite tetap dan akan mengambil langkah-langkah untuk membentuk badan konsultatif kebijakan.

Setelah menerima proposal KPOP4PLANET, Park Soo-hyun juga menyatakan, sangat bersimpati dengan kegiatan berharga untuk planet dan generasi mendatang. Ia akan meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengembangkan peta jalan untuk pedoman konser rendah karbon, sekaligus membentuk badan konsultatif untuk bekerja sama.

”Kami akan menanyakan posisi pemerintah tentang pedoman tersebut pada pertemuan komite tetap berikutnya. Kami juga akan segera meninjau langkah-langkah dukungan legislatif,” katanya. (*/MR)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

Berita Terkini