BURIRAM, SAPALAH.COM — Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama berhasil mencuri perhatian dan membuat pecinta balap motor tanah air bangga. Meski belum bisa podium, namun Veda bisa meraih poin setelah finis di posisi kelima dalam balapan debutnya di Moto3 GP Thailand.
Veda mengawali balapan di Sirkuit Internasional Chang dari second row, tepatnya di posisi kelima. Ia berhasil start dengan bagus dan membuatnya langsung bertarung di barisan depan.
Veda terlihat percaya diri melawan pebalap-pebalap Eropa. Hal itu membuatnya pelan tapi pasti, terus memperbaiki posisi dari posisi 6 di lap pertama, menjadi posisi 3 di lap 7.
Posisi itu bertahan hingga lap ke-11 sebelum posisinya diambil pebalap lain. Tetapi kehilangan posisi itu tidak membuat Veda gentar. Ia tetap menunjukkan mental petarung. Bahkan hingga finis saat ia berhasil merebut posisi kelima.
Baca juga: Duel Sengit Sprint Race GP Thailand. Marquez Dihukum Penalti, Acosta Raih Kemenangan Pertama
Sepanjang balapan, Veda terpantau hanya dua kali melakukan kesalahan. Mulai dari mendapat peringatan track limit hingga melebar. Sisanya, ia menikmati balapan dan tampil mengesankan untuk seorang debutan.
Saat kembali ke garasi Honda Team Asia, Veda disambut luar biasa oleh timnya. 11 poin di seri perdana adalah hasil yang patut diapresiasi.
“Debut balapan yang spektakuler dari pembalap pendatang baru, Veda Ega Pratama, yang berhasil meraih posisi ke-5 di #ThaiGP. Masa depan terlihat cerah bagi Rocket Boy,” tulis akun resmi Honda Team Asia.
Capaian Veda ini sekaligus menjadikannya pembalap Indonesia dengan posisi finis terbaik sepanjang masa, melampaui raihan Mario Aji yang sebelumnya mencetak P9 di Moto2 GP Amerika 2025.
Keberhasilan ini juga mengukuhkan Veda sebagai pembalap tanah air dengan hasil debut paling impresif, mematahkan rekor debut Gerry Salim yang finis di posisi ke-16 pada Moto3 GP Italia 2019. Lebih istimewa lagi, Veda mencatatkan diri sebagai pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang langsung berhasil mengantongi poin pada balapan perdana mereka di ajang Grand Prix.
Pujian juga datang dari komentator balapan. Ia menegaskan agar seluruh penggemar balap di Indonesia mengingat nama Veda Ega Pratama.
Menurutnya, tidak akan butuh waktu lama bagi Indonesia untuk melihat perwakilannya berdiri tegak di atas podium kemenangan.









