25.1 C
Banjarmasin
Kamis, April 2, 2026

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara di Kota Pontianak Tidak Sehat

Artikel Menarik

Pontianak, Sapalah.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mengakibatkan Kota Pontianak mulai diselimuti kabut asap.

Berdasarkan alat pemantauan kualitas udara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pontianak pada Minggu (29/3/2026) pukul 08.00 WIB tercatat dalam kategori Tidak Sehat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sumber asap yang menyelimuti Kota Pontianak saat ini bukan berasal dari dalam kota secara dominan, melainkan kiriman dari wilayah aglomerasi di sekitar Pontianak, khususnya Kabupaten Kubu Raya.

Ia menyebutkan, kejadian kebakaran di dalam wilayah kota pada hari sebelumnya terjadi di ujung Jalan Purnama yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kubu Raya dan telah berhasil dipadamkan. Namun, asap dari wilayah sekitar tetap terbawa angin hingga masuk ke Kota Pontianak.

”Akibatnya, kualitas udara terutama pada malam hari menjadi sangat tidak sehat. Berdasarkan alat pemantau kualitas udara yang beroperasi selama 24 jam, kondisi ini terpantau hingga pagi dan siang hari,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Baca juga: Antisipasi Karhutla di Pontianak, Tim Terpadu dan Posko Siaga Dibentuk

Menurut Edi, kabut asap mulai terlihat sejak pagi dan dikhawatirkan akan terus berlangsung apabila tidak ada perubahan cuaca. Oleh karena itu, pihaknya berharap hujan dapat segera turun untuk membantu mengurangi konsentrasi asap di udara.

Ia juga menekankan bahwa upaya penanganan karhutla tahun ini difokuskan pada aspek kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Pemkot Pontianak lebih mengutamakan langkah pencegahan dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah terjadi.

”Yang paling utama adalah pencegahan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun. Ini sangat penting untuk mengurangi dampak kebakaran, dibandingkan jika api sudah meluas baru dilakukan pemadaman,” katanya.

Baca juga: Kalsel Mulai Antisipasi Karhutla, Kabupaten/Kota Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengingat kondisi udara yang mulai tidak sehat.

”Terutama pengendara sepeda motor karena memperhatikan kualitas udara guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap,” ujarnya.

Edi memastikan, Pemkot Pontianak akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah sekitar serta instansi terkait dalam upaya pengendalian karhutla, guna meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. (*/DM)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

Berita Terkini