Genoa, Sapalah.com – Inter Milan meraih kemenangan penting pada pertandingan pekan ke-15 Liga Italia Serie A. Bermain di kandang Genoa, Minggu (14/12/2025) waktu setempat, Nerazzurri menang 1-2 dan naik ke puncak klasemen Serie A.
Bermain di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Inter mencetak dua gol di babak pertama. Gol pertama dilesakkan oleh Yann Aurel Bisseck melalui tendangan kaki kiri pada menit ke-6. Sang kapten, Lautaro Martinez menggandakan keunggulan pada menit ke-38 lewat tendangan keras kaki kiri.
Genoa mencoba mengejar ketertinggalan di babak kedua. Tim asuhan Daniele De Rossi akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan atau mencetak gol balasan melalui Vitinha pada menit ke-68.
Pertandingan semakin intens ketika tim tuan rumah mulai menyerang, tetapi mereka gagal menciptakan peluang nyata. Genoa hanya mampu melepaskan enam tembakan dengan tiga tembakan ke arah gawang.
Sebaliknya, Inter justru mendominasi sepanjang pertandingan dengan tingkat penguasaan bola mencapai 65 persen. Tim asuhan Cristian Chivu tercatat melepaskan 17 tembakan dengan tujuh tembakan ke arah gawang.
Berkat kemenangan di kandang Genoa, Inter kini mengumpulkan 33 poin dalam 15 pertandingan. Inter menggeser AC Milan dan Napoli, yang sebelumnya sempat bertengger di puncak klasemen. Adapun, Genoa menempati peringkat ke-16 klasemen sementara.
”Tidak setiap pertandingan berjalan mudah. Kami tahu bermain di sini (Genoa) akan sulit, tetapi kami bermain bagus meskipun terkadang harus berjuang keras, dan kami senang dengan kemenangan ini,” tutur Yann Bisseck sebagaimana dikutip dari inter.it.
Bisseck mengatakan, ia selalu ingin membantu tim mencetak gol. Dengan satu gol ke gawang Genoa, pemain bernomor punggung 31 ini sudah mencetak enam gol untuk Inter. Ia menjadi bek tengah dengan jumlah gol terbanyak di Serie A sejak debutnya pada musim 2023/2024.
”Saya sangat senang karena bisa kembali mencetak gol. Musim ini saya beberapa kali mencoba menembak dengan kaki kiri, termasuk saat melawan Liverpool. Kali ini berhasil, tetapi yang terpenting adalah kemenangan,” ujarnya.
Pelatih Inter Cristian Chivu mengatakan, Genoa selalu sulit dihadapi di kandang, terutama bagi Inter. Setidaknya dalam lima tahun terakhir Inter belum pernah menang di kandang Genoa. Sejak dilatih De Rossi, performa Genoa juga meningkat.
”Kami tahu kami harus memberikan yang terbaik, dan kami benar. Di babak kedua, kami kebobolan dan itu membuat keadaan menjadi sangat sulit, tetapi kami langsung bekerja dan mengamankan hal terpenting, yaitu tiga poin,” tutur Chivu. (*/DM)
Susunan Pemain:
GENOA (3-5-2): 1 Leali; 27 Marcandalli, 34 Otoa (70 Cornet 89′), 22 Vasquez; 15 Norton-Cuffy, 32 Frendrup (11 Grønbæk 78′), 17 Malinovskyi, 77 Ellertsson (23 Carboni 89′), 3 Martin; 9 Vitinha (21 Ekhator 78′), 29 Colombo (18 Ekuban 59′). Substitutes: 35 Lysionok, 39 Sommariva, 2 Thorsby, 8 Stanciu, 14 Onana, 20 Sabelli, 40 Fini, 73 Masini, 76 Venturino.
Pelatih: Daniele De Rossi
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni; 11 Luis Henrique, 23 Barella, 7 Zielinski (6 De Vrij 90′), 8 Sucic (22 Mkhitaryan 74′), 30 Carlos Augusto; 10 Lautaro (17 Diouf 84′), 94 Esposito (9 Thuram 74′). Substitutes: 13 J. Martinez, 60 Taho, 6 De Vrij, 14 Bonny, 16 Frattesi, 32 Dimarco, 43 Cocchi, 50 Cinquegrano.
Pelatih: Cristian Chivu









