30.1 C
Banjarmasin
Kamis, Januari 15, 2026

BUMDes Kalsel dan Jatim Perkuat Jejaring Usaha lewat ”Business Matching”

Artikel Menarik

Banjarbaru, Sapalah.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Jawa Timur menggelar kegiatan penjajakan kerja sama bisnis atau business matching Badan Usaha Milik Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pasar dan memperkuat kolaborasi usaha antar-BUMDes lintas provinsi.

Kegiatan business matching BUMDes Kalsel dan Jatim diadakan di Banjarbaru, Kalsel, pada Jumat (19/12/2025). Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel Iwan Ristianto beserta jajaran dan tim BUMDes Jatim yang dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Dinas PMD Jatim Endah Binawati Muriandini.

Iwan Ristianto mengatakan, business matching ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan status dan kemandirian BUMDes di Kalsel.

Menurut Iwan, banyak produk unggulan BUMDes di Kalsel yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki akses pasar yang jelas.

”Sebetulnya produk unggulan BUMDes Kalsel sangat banyak, hanya saja masih terkendala akses pemasaran dan informasi. Melalui kolaborasi dengan PMD Jawa Timur ini, BUMDes dapat saling bertukar informasi, bahan baku, hingga pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama antar-BUMDes lintas provinsi diharapkan dapat saling melengkapi kebutuhan usaha, baik dalam hal pemasaran produk maupun penyediaan bahan baku. Ke depan, kegiatan serupa akan disosialisasikan lebih luas kepada BUMDes di kabupaten/kota se-Kalsel.

”Tidak hanya dengan Jawa Timur, ke depan kami berharap kolaborasi ini juga bisa dilakukan dengan provinsi lain. Namun karena sudah ada MoU (Memorandum of Understanding atau nota kesepahaman) dengan Jawa Timur, maka ini menjadi prioritas,” katanya.

Endah Binawati Muriandini menuturkan, kunjungan ke Kalsel merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemprov Jatim dan Pemprov Kalsel yang ditandatangani pada September 2025.

”Kegiatan ini merupakan lanjutan dari misi dagang dan perjanjian kerja sama antara Dinas PMD Jawa Timur dan Dinas PMD Kalimantan Selatan. Tujuannya untuk mempertemukan langsung pelaku usaha BUMDes agar mendapatkan pasar yang berkelanjutan,” katanya.

Endah mengungkapkan, sebelumnya Jawa Timur berhasil mencatatkan komitmen usaha antar-BUMDes senilai Rp 6,1 miliar dengan Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui business matching di Kalsel, pihaknya berharap capaian serupa bahkan lebih besar dapat terwujud.

Dalam kegiatan ini, Jawa Timur menghadirkan perwakilan Forum BUMDes dari Kabupaten Pasuruan, Jember, dan Gresik yang membawa beragam produk unggulan, seperti nanas tanpa duri, jeruk, kopi, beras premium, melon, batik, hingga produk ecoprint. Selain itu, potensi kerja sama pengolahan bahan baku, seperti briket dari limbah sawit juga dijajaki.

”Kami berharap ada komitmen bersama agar kerja sama ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pendapatan BUMDes di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan,” ujar Endah. (MC Kalsel/*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terkini