30.1 C
Banjarmasin
Kamis, Januari 15, 2026

2.010 Personel Satpol PP dan Damkar Amankan Nataru dan 5 Rajab di Kalsel

Artikel Menarik

Banjarbaru, Sapalah.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengerahkan 2.010 personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran untuk mengamankan kegiatan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta momen keagamaan 5 Rajab di Kalsel.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP dan Damkar Kalsel Ronny Eka Saputra mengatakan, Satpol PP dan Damkar Pemprov Kalsel bersama Satpol PP dan Damkar pemerintah kabupaten/kota melaksanakan pengamanan terpadu.

”Untuk masing-masing kegiatan, yakni pengamanan Natal, momen 5 Rajab, dan Tahun Baru, kami mengerahkan masing-masing 670 personel. Jadi, total keseluruhan mencapai 2.010 personel,” kata Ronny di Banjarbaru, Jumat (19/12/2025).

Khusus pada momen 5 Rajab 1447 H (25 Desember 2025) di Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, yang puncak acaranya pada 28 Desember 2025, Satpol PP dan Damkar Kalsel juga menambah sekitar 50 personel Damkar. Fokus mereka pada dukungan pelayanan air bersih untuk dapur umum dan kebutuhan jemaah di sejumlah titik.

Ronny menyebutkan, ada enam titik utama yang menjadi fokus pengamanan pada momen 5 Rajab. Keenam titik itu adalah Musala Ar Raudah, Gerbang Utama Kubah, kawasan AZ, kawasan Al Zahra, Simpang Empat Sekumpul, serta gang-gang sekitar lokasi yang dikhususkan untuk jemaah wanita.

”Keenam titik itu memerlukan jumlah personel lebih besar dibanding titik lainnya,” ujarnya.

Untuk pengamanan momen 5 Rajab, sebanyak 150 personel berasal dari Satpol PP Provinsi, ditambah Satpol PP kabupaten/kota yang masing-masing mengirimkan 40 personel. Penempatan personel bersifat dinamis dan dapat disesuaikan berdasarkan hasil koordinasi di posko induk.

”Apabila di satu titik dirasa sudah mencukupi, personel bisa digeser ke titik lain yang membutuhkan penguatan,” kata Ronny.

Sementara itu, untuk penyediaan air bersih, satu unit mobil tangki Damkar ditempatkan di Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, satu unit di Museum Lambung Mangkurat, dan empat unit lainnya diserahkan kepada relawan untuk didistribusikan ke titik-titik yang membutuhkan.

Ronny mengimbau masyarakat dan para jemaah yang mengikuti momen 5 Rajab agar bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Mereka juga diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

”Tujuan kami adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sehingga jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” katanya.

Perubahan nama

Momen keagamaan 5 Rajab di Sekumpul, Martapura sebelumnya dikenal dengan nama Haul Guru Sekumpul. Acara tahunan ini diadakan untuk memperingati hari wafat Tuan Guru Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari atau yang kerap disapa Abah Guru Sekumpul.

Perubahan penamaan pada acara ini merupakan keputusan yang disepakati oleh pihak ahli waris Guru Sekumpul dan menjadi ketentuan yang harus dipatuhi oleh seluruh pihak terkait, termasuk panitia, relawan, serta masyarakat umum.

Gubernur Kalsel Muhidin mengatakan, masyarakat yang ingin mengikuti momen 5 Rajab hendaknya memahami jalur lalu lintas menuju Sekumpul dan mengikuti arahan petugas. ”Ikuti arahan petugas, bagi jemaah pahami jalur lalu lintas yang nanti disiapkan,” ujarnya.

Kepala Kepolisian Daerah Kalsel Inspektur Jenderal Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pihaknya akan memberlakukan sistem one way atau satu arah untuk kenyamanan jemaah.

Selain itu, kendaraan berat seperti truk roda enam dan pengangkut alat berat juga diingatkan agar tidak melintasi jalur utama menuju Martapura. ”Kami juga akan berlakukan pengalihan arus. Truk berat diingatkan untuk mencari jalur alternatif,” katanya. (MC Kalsel/*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terkini