29.1 C
Banjarmasin
Selasa, Januari 13, 2026

Melampaui Target, Transaksi Harbolnas 2025 Capai Rp 36,4 Triliun

Artikel Menarik

Jakarta, Sapalah.com – Program belanja daring Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2025 mencatatkan total transaksi sebesar Rp 36,4 triliun. Capaian itu melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 33-34 triliun.

Program Harbolnas 2025 berlangsung pada 10-16 Desember. Tidak hanya melampaui target, Harbolnas 2025 juga mencatatkan kenaikan transaksi hingga 17 persen dibandingkan Harbolnas 2024, yang mencatatkan transaksi sebesar Rp 31,2 triliun.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) yang telah melaksanakan Harbolnas 2025. Seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan Harbolnas 2025 didukung pemerintah dengan menjadikannya program kolaborasi strategis yang turut dipromosikan oleh berbagai kementerian dan lembaga.

Menurut Budi, Harbolnas membuktikan efektifnya kolaborasi pemerintah dengan asosiasi niaga elektronik (e-commerce) dalam memperkuat ekosistem perdagangan digital. Harbolnas turut menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

”Harbolnas 2025 berhasil membuktikan perayaan belanja dapat menjadi momentum strategis, yaitu sebagai stimulus dalam meningkatkan daya beli masyarakat jelang akhir tahun,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).

Pada penyelenggaraan Harbolnas 2025, lebih dari 1.300 pelaku usaha turut berpartisipasi. Para pelaku usaha ini terdiri atas pedagang (merchant), ritel daring, hingga penyedia layanan lokapasar (marketplace).

Budi menyoroti kontribusi transaksi produk lokal dalam Harbolnas 2025. Produk lokal mencatatkan transaksi dengan kontribusi sebesar 45,6 persen dari total transaksi atau setara Rp 16,6 triliun. Transaksi produk lokal ini meningkat 3 persen atau sebesar Rp 500 miliar dibandingkan tahun 2024.

Tiga kategori produk lokal yang paling banyak diminati oleh konsumen selama periode Harbolnas 2025 adalah fesyen dan pakaian olahraga, produk perawatan diri (personal care), serta produk makanan dan minuman.

”Capaian tersebut menunjukkan penguatan preferensi masyarakat terhadap produk dalam negeri di platform perdagangan digital,” ujarnya.

Budi menyatakan, pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum belanja daring. Caranya adalah dengan mendorong peningkatan kualitas produk, perluasan jangkauan pasar, serta penguatan kapasitas digital agar mampu bersaing secara berkelanjutan.

Ketua Umum idEA Hilmi Adrianto dalam rapat koordinasi Harbolnas 2025 di Jakarta, Selasa (9/12/2025), menyampaikan, Harbolnas 2025 memberikan ruang lebih besar bagi produk lokal. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat minat masyarakat untuk memilih produk dalam negeri.

”Kami memberikan promosi lebih besar bagi produk lokal selama enam hari periode utama,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam peluncuran program Harbolnas 2025 di Jakarta, Kamis (4/12/2025), berharap Harbolnas menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pada Desember 2025. Program tersebut sejalan dengan pelaksanaan program EPIC Sale dan BINA Great Sale yang secara keseluruhan menargetkan total belanja masyarakat hingga Rp 110 triliun.

”Melalui kombinasi program belanja ini, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat menjelang akhir tahun dapat meningkat signifikan. UMKM juga diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan produksi dan memperluas pasar,” katanya. (*/SM)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terkini