30.1 C
Banjarmasin
Sabtu, April 4, 2026

Menjelang Lebaran, Tren Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Naik 10-15 Persen

Artikel Menarik

Jakarta, Sapalah.com – Tren kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026 diproyeksikan akan meningkat. Kenaikannya diperkirakan sekitar 10-15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Proyeksi kenaikan tren tersebut diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja saat peluncuran Program Belanja di Indonesia Aja atau BINA Lebaran 2026 di Pusat Perbelanjaan Senayan City, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Alphonzus mengatakan, tren kunjungan mal saat ini mulai menunjukkan perbaikan, dengan kenaikan yang diperkirakan mencapai sekitar 10-15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang Lebaran.

”Puncak aktivitas belanja diperkirakan terjadi dalam dua pekan menjelang Lebaran, terutama pada akhir pekan ketika masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan mudik dan perayaan Idul Fitri,” katanya.

Baca juga: Genjot Konsumsi Domestik, Pemerintah Luncurkan BINA Lebaran 2026

Menurut dia, lonjakan kunjungan juga berpotensi kembali terjadi setelah Lebaran, khususnya pada hari kedua Idul Fitri ketika masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata dan rekreasi di pusat perbelanjaan.

Perubahan pola konsumsi juga diperkirakan terjadi pada periode tersebut dengan dominasi belanja di sektor makanan, minuman, serta hiburan.

”Jika tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat, biasanya transaksi ritel juga akan mengikuti dengan pertumbuhan yang relatif sejalan,” ujar Alphonzus.

Untuk mendorong daya beli masyarakat, pemerintah bersama pelaku usaha meluncurkan Program BINA Lebaran 2026. Program ini melibatkan sekitar 800 merek, 80.000 gerai ritel, serta 400 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi di Indonesia.

Baca juga: Dorong UMKM Go Global, Aprindo Siap Kembali Mengikuti TEI 2026

Program BINA Lebaran berlangsung pada 6-30 Maret 2026. Berbagai program promosi disiapkan untuk meningkatkan minat belanja masyarakat, antara lain potongan harga hingga 70-80 persen untuk produk fesyen, gaya hidup, serta perlengkapan Lebaran.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan, program BINA Lebaran menjadi momentum penting bagi sektor ritel untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi dalam negeri.

”Dengan berbagai promosi yang dihadirkan oleh ritel dan pusat perbelanjaan, kami berharap masyarakat semakin terdorong untuk berbelanja dan perputaran ekonomi nasional dapat meningkat selama Ramadan dan menjelang Lebaran,” ujarnya. (*/DM)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

Berita Terkini