24.1 C
Banjarmasin
Minggu, September 20, 2026

Jorge Martin Kembali ke Puncak Klasemen Usai Menang Sprint Race di GP Austria

Artikel Menarik

AUSTRIA, Sapalah.Com – Tidak hanya meraih pole position, pebalap Aprilia Jorge Martin membuktikan ia semakin layak dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Hal itu setelah Martin berhasil memenangkan balapan sprint dan kembali ke puncak klasemen sementara.

Begitu balapan dimulai, pebalap KTM Factory Racing Pedro Acosta memimpin. Bahkan di putaran kedua, bisa memperlebar jarak dengan pebalap Ducati Lenovo Marc Marquez yang berada di posisi kedua.

Sementara Jorge Martin, langsung tercecer ke posisi ketujuh di awal balapan. Pertarungan melawan Marc tak lama setelah start, membuatnya harus melebar dan kehilangan banyak posisi.

Saat Acosta semakin memperlebar jarak dengan Marc, Martin pelan-pelan bangkit dan berhasil melewati satu persatu pebalap di depannya. Masuk putaran ketujuh, juara dunia 2024 itu sudah berada di posisi ketiga di belakang Marc.

Baca juga: Jorge Martin Meraih Pole Position di GP Austria, Marc Marquez Kedua

Martin hanya butuh satu putaran lagi untuk menaklukkan Marc. Pertarungan sengit terjadi antara keduanya. Kali ini, giliran Marc yang dibuat melebar sehingga harus merelakan posisi keduanya ke Martin ke delapan.

Usia melewati Marc, giliran Acosta menjadi target Martin. Acosta yang sangat kuat di kandang sendiri, berhasil memangkas jarak hampir 2,5 detik dari Martin dan Marc.

Sayangnya, Acosta membuat kesalahan. Ia crash di putaran ke-11 atau saat balapan sprint hanya menyisakan empat laps lagi.

Peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh Martin. Ia semakin sulit dikejar oleh Marc. Hingga balapan berakhir, Martin tetap memimpin dan menang dengan jarak 1 detik di depan Marc. Posisi ketiga ditempati pebalap Aprilia lain yakni Marco Bezzecchi.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Martin. Apalagi setelah seri San Marino, ia kehilangan banyak poin karena kebas di tangan. Kemenangan ini membuatnya kembali ke puncak klasemen, menggeser Marc. Keduanya kini punya selisih tiga poin yakni Martin 286 poin dan Marc 283 poin. Sementara Bezzechhi ada di tempat ketiga dengan 248 poin.

Usai balapan, Martin mengatakan sangat menikmati balapan sprint. Ia juga tidak menyangkal bahwa insiden kecelakaan Acosta memberi keuntungan sehingga ia bisa menang.

“Kami mengawali balapan dengan baik.  Memacu motor hingga batas maksimal sejak lap pertama. Bahkan saya sempat berpikir peluang saya sudah habis. Tapi saya tidak menyerah. Saya terus memacu motor lap demi lap semaksimal mungkin dan berusaha tetap fokus dan berjuang bangkit dari tengah rombongan,” kata Martin.

Marc yang memang menargetkan finis di posisi ketiga pada balapan sprint, mengaku senang dan siap untuk balapan utama hari Minggu ini.

“Target hari ini adalah finis ketiga di Sprint dan berusaha agar tidak kehilangan terlalu banyak poin dari Martin. Apalagi pada sesi latihan saya sudah melihat Martin dan Pedro memiliki kecepatan yang lebih baik daripada saya,” kata Marc yang juga mengaku diuntungkan dengan insiden kecelakaan Acosta.

Bezzecchi juga mengatakan mendapat sedikit keuntungan dari kesalahan Acosta sehingga bisa podium. Tetapi ia mengakui balapan sprint kali ini berat.

“Kecepatan saya tidak setara dengan para pembalap di barisan depan seperti Marc, Pedro, dan Jorge. Tetapi saya tidak pernah menyerah dan berusaha terus menempel mereka sepanjang balapan. Hasil ini penting bagi saya dan kami akan berusaha untuk tampil lebih baik besok,” ujar Bezzecchi.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terkini