24.1 C
Banjarmasin
Minggu, September 20, 2026

Pencarian Korban Virgo Transport 8 Diperpanjang Selama Tujuh Hari

Artikel Menarik

BANJARMASIN, Sapalah.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI memperpanjang operasi SAR pencarian korban KM Virgo Transport 8 rute Banjarmasin–Surabaya selama tujuh hari.

Perpanjangan dilakukan untuk memaksimalkan pencarian korban, terutama di bawah air. Basarnas juga masih menunggu hasil kajian tim ahli untuk menentukan strategi operasi berikutnya.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, tim ahli yang baru tiba masih melakukan rapat dan diskusi untuk memberikan masukan terkait strategi atas rencana ini.

Meski hasil kajian tersebut belum ditetapkan, Basarnas memutuskan memperpanjang operasi agar waktu yang tersedia tetap dimanfaatkan untuk mencari korban.

“Waktu tersebut akan tetap kami manfaatkan dengan melaksanakan operasi sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya,” ujar Yudhi saat konferensi pers di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) malam.

Pencarian Lewat Udara dan Bawah Laut

Selama tujuh hari tambahan, operasi ini tetap dilakukan melalui patroli udara dan penyisiran di laut.

Basarnas juga melakukan penyelaman bawah air dengan mengerahkan personel dari KN SAR Kamajaya dan PT Jaya Dragon.

Tim tersebut diberangkatkan sekitar pukul 19.00 WITA untuk memperkuat operasi yang sebelumnya dilakukan personel TNI Angkatan Laut.

Yudhi berharap kondisi cuaca tetap mendukung selama masa perpanjangan operasi. Menurutnya, cuaca yang cukup baik dalam dua hari terakhir turut membantu tim SAR menemukan sejumlah korban.

“Kami berharap besok kondisi cuaca juga tetap mendukung agar tim penyelam dapat melaksanakan operasi pencarian di bawah air secara maksimal,” katanya.

Basarnas akan memaksimalkan seluruh unsur yang dikerahkan selama tujuh hari ke depan. Hasil pencarian pada masa perpanjangan juga akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah operasi selanjutnya.

Sementara itu, perkembangan identifikasi terhadap korban yang telah ditemukan akan disampaikan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Inafis.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terkini