32.1 C
Banjarmasin
Senin, September 21, 2026

Pembangunan Jembatan CUSA Dirombak dari Nol pada 2027, DPRD Banjarmasin Bakal Awasi Ketat

Artikel Menarik

BANJARMASIN, Sapalah.com – Ketidakjelasan nasib perbaikan Jembatan Cemara Ujung Sungai Andai (CUSA) akhirnya menemui titik terang.

Komisi III DPRD Kota Banjarmasin bersama Dinas PUPR memastikan pengerjaan jembatan tersebut akan kembali dimulai dari tahap dasar pada 2027.

Keputusan ini diambil setelah dewan mengevaluasi tahapan pengerjaan yang telah berjalan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan pembangunan dapat dilanjutkan tanpa menimbulkan persoalan teknis maupun administrasi.

Pengerjaan Dimulai dari Nol

Perwakilan Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Rayhan Ananto, mengatakan pembangunan ulang bagian dasar atau peninggian jembatan akan dimulai dari awal.

Menurutnya, keputusan itu diambil setelah dewan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Banjarmasin untuk mematangkan skenario pengerjaan.

“Kami sudah melakukan evaluasi terbaru bersama Dinas PUPR mengenai tahapan yang berjalan di Jembatan CUSA. Hasilnya diputuskan rencana pembangunan jembatan ulang bagian dasar atau naikan jembatan akan dimulai dari nol pada 2027 nanti,” katanya.

Rayhan menjelaskan, pengerjaan dari awal juga berkaitan dengan aspek teknis dan administrasi.

Dewan tidak ingin anggaran baru yang dikucurkan untuk proyek tersebut tumpang tindih dengan anggaran yang telah digunakan pada periode sebelumnya.

“Strategi memulai dari nol ini sangat penting agar alokasi dana baru yang dikucurkan kelak tidak menimpa atau mengganggu struktur anggaran yang sudah dikeluarkan pada periode sebelumnya. Semua harus clean and clear,” tegasnya.

Dewan Awasi Pengerjaan

Rayhan mengatakan proyek Jembatan CUSA menjadi perhatian publik karena membutuhkan anggaran yang besar.

Karena itu, Komisi III DPRD Banjarmasin memastikan pengawasan terhadap pengerjaan proyek akan dilakukan secara ketat.

“Proyek ini menelan anggaran yang begitu besar. Jadi output-nya harus benar-benar optimal untuk mobilitas warga. Kami berkomitmen mengawasi secara ketat dan melekat,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan harus memberikan hasil yang sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

Selain memastikan kualitas pekerjaan, pengawasan juga diperlukan agar proses pembangunan berjalan sesuai tahapan dan tidak kembali mengalami persoalan.

Warga Sudah Lama Menunggu

Lambannya penanganan Jembatan CUSA selama ini menjadi persoalan bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Jembatan berada di kawasan padat penduduk sehingga keberadaannya memiliki peran penting bagi mobilitas warga.

Karena itu, Rayhan mendesak Dinas PUPR dan pelaksana teknis segera menyiapkan seluruh tahapan menuju pengerjaan pada 2027.

Ia meminta tidak ada lagi penundaan dalam proses persiapannya.

“Penekanan kami jelas, proyek ini harus diselesaikan secara cepat dan tepat sasaran. Warga sudah terlalu lama menunggu. Jembatan ini harus segera berfungsi penuh agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkas Rayhan.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Berita Terkini