BANJARMASIN, Sapalah.com – Hasnuryadi Sulaiman resmi memimpin KONI Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2026–2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) di Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026).
Ia pun memasang target membawa Banua menembus 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Target tersebut menjadi lanjutan dari capaian Kalsel yang berhasil memperbaiki peringkat dari posisi ke-24 menjadi peringkat ke-15 pada PON Aceh-Sumut.
“Kita dulu waktu di Aceh dan Sumatera ranking 15. Nah target kita sama-sama agar lebih baik lagi. Tentu ini kita kerja bersama, merangkul semua agar ranking kita dapat naik bahkan masuk 10 besar,” ujar Wakil Gubernur Kalsel tersebut.
Misi Hasnuryadi Sebagai Ketua KONI
Hasnuryadi mengatakan peningkatan prestasi tidak bisa dilepaskan dari pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Sehingga, ia menaruh perhatian pada kesejahteraan atlet, termasuk pendidikan dan jaminan masa depan mereka, agar atlet-atlet potensial tetap membela Kalimantan Selatan.
“Yang terpenting kesejahteraan atlet harus diperhatikan supaya tidak pindah ke provinsi lain. Juga kita perhatikan sekolahnya dan masa depannya supaya betul-betul mereka seorang Banua Kalsel,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musorprov yang telah memberikan kepercayaan kepadanya memimpin KONI Kalsel selama empat tahun ke depan.
“Terima kasih kepada peserta forum yang memilih saya sebagai Ketua KONI Kalsel periode 2026–2030,” katanya.
Dalam menjalankan kepemimpinannya, Hasnuryadi berkomitmen melanjutkan program-program yang telah dirintis pengurus sebelumnya.
Ia ingin menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya akan meneruskan apa yang dicapai ketua yang dulu. Mudahan ketua yang dulu tetap bersama kita supaya apa yang sudah bagus dan solid ini kita teruskan. Tentu juga minta arahan gubernur,” ujarnya.
Hasnuryadi menambahkan, rencana Pemerintah Provinsi Kalsel membangun fasilitas olahraga bertaraf internasional harus diiringi dengan peningkatan prestasi atlet.
“Olahraga Kalsel agar lebih maju apalagi gubernur berkeinginan membangun fasilitas olahraga bertaraf internasional. Itu harus dibarengi dengan prestasi supaya tetap membawa nama harum Kalsel,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kalsel periode 2022–2026, Bambang Heri Purnama, berharap kepengurusan baru mampu menjaga tren peningkatan prestasi olahraga Banua.
Ia menilai perhatian terhadap kesejahteraan atlet menjadi kunci agar atlet-atlet berprestasi tidak berpindah membela provinsi lain.
Bambang juga menyebut KONI Kalsel akan mengikuti kebijakan KONI Pusat yang berencana membentuk Bidang Sport Intelijen sebagai bagian dari strategi meningkatkan prestasi olahraga.
“Kita harus ikuti apa yang sudah diputuskan oleh KONI Pusat. Ini bagaimana strategis kita untuk menghadapi daerah lain, di mana celah-celah kelemahan mereka yang bisa kita rebut medalinya dan cabang mana yang kita dorong ke depan,” ucapnya.
Ia optimistis kepemimpinan Hasnuryadi akan membawa olahraga Kalsel semakin berkembang.
“Harapan saya dengan ketua KONI yang baru, insya Allah olahraga di Kalsel akan maju karena beliau mengerti olahraga. Dan juga kita harus bertanggung jawab bersama, insyaallah olahraga Kalsel akan maju,” pungkasnya. (RR)







