32.1 C
Banjarmasin
Senin, September 21, 2026

Disperin Kalsel Perkuat Tata Kelola Sentra Industri Kecil Menengah Berbasis Data

Artikel Menarik

BANJARMASIN, Sapalah.com – Dinas Perindustrian (Disperin) Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai membenahi pengelolaan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar lebih tertata dan mampu bersaing.

Upaya itu dilakukan melalui kegiatan Review Sentra IKM Penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelar di Banjarmasin, Senin (20/7/2026).

Kepala Disperin Kalsel, Miftahul Chair mengatakan, IKM memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Selain membuka lapangan kerja, sektor ini juga mengolah berbagai potensi lokal, seperti produk pangan, kerajinan, hingga olahan karet.

Namun, para pelaku usaha kini juga menghadapi tantangan yang semakin besar, mulai dari memenuhi standar produk, mengurus legalitas usaha, memanfaatkan teknologi digital, hingga memperluas pemasaran.

“Karena itu, sentra IKM harus terus diperkuat agar pelaku usaha mendapatkan pendampingan, akses teknologi, pembiayaan, hingga pemasaran,” katanya.

Disperin Bakal Perbarui Data dan Evaluasi Bantuan

Dalam kegiatan tersebut, Disperin Kalsel melakukan dua hal sekaligus. Pertama, melatih pengelola sentra IKM menggunakan aplikasi IKMA.online.

Kedua, mengevaluasi sentra IKM yang sebelumnya telah menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Melalui kegiatan ini, pemerintah memperbarui data setiap sentra IKM, melihat langsung kondisi sarana dan prasarana yang ada, serta menyusun rekomendasi untuk program pembinaan berikutnya.

Miftahul menjelaskan, IKMA.online menjadi sistem pendataan nasional yang membantu pemerintah mengetahui kondisi sentra IKM secara lebih akurat.

Dengan data yang lengkap, program pembinaan diharapkan lebih tepat sasaran.

“Data yang valid menjadi dasar dalam menyusun kebijakan sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku industri,” ujarnya.

Pastikan Bantuan Dimanfaatkan Optimal

Selain memperbarui data, Disperin juga mengecek pemanfaatan bantuan DAK yang telah diberikan kepada sentra IKM.

Bantuan tersebut berupa mesin produksi, peralatan pengolahan, perbaikan bangunan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar digunakan dengan baik dan mampu meningkatkan produktivitas serta daya saing pelaku IKM.

Ke depan, Disperin Kalsel akan memfokuskan pengembangan sentra IKM pada lima hal, yaitu memperkuat pendataan, meningkatkan kualitas pengelolaan sentra, mengembangkan kemampuan sumber daya manusia, mendorong penggunaan teknologi dan hilirisasi industri, serta memperluas pemasaran dan memperkuat merek produk lokal.

Miftahul menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi menjadi langkah untuk memastikan pembinaan IKM berjalan lebih efektif.

“Kami ingin setiap sentra IKM berkembang menjadi pusat industri yang produktif, modern, dan mampu bersaing. Dengan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kabupaten dan kota, kami optimistis IKM Kalimantan Selatan akan semakin maju,” tutupnya. (RR)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Berita Terkini