32.1 C
Banjarmasin
Senin, September 21, 2026

Demi Tingkatkan Minat Wisata, DPRD Dorong Banjarmasin Integrasikan Objek Religi, Sejarah, Sungai, dan Kuliner

Artikel Menarik

BANJARMASIN, Sapalah.comBanjarmasin dinilai memiliki modal besar untuk menjadi destinasi unggulan di Kalimantan Selatan (Kalsel). Sayangnya, banyak potensi yang belum tergarap maksimal.

Melihat peluang tersebut, DPRD Kota Banjarmasin mendorong pengembangan konsep terpadu yang menghubungkan objek religi, sejarah, sungai, dan kuliner.

Konsep ini dinilai mampu menarik lebih banyak pelancong sekaligus membuat mereka menghabiskan waktu lebih lama di Kota Seribu Sungai.

Destinasi Wisata yang Saling Melengkapi

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fahruri mengatakan, kota ini memiliki beragam destinasi yang saling melengkapi.

Mulai dari religi, bangunan bersejarah, susur sungai, hingga kuliner khas Banjar yang telah dikenal luas.

“Kalau semuanya dikemas dalam satu paket, tentu akan jauh lebih menarik bagi wisatawan,” ujarnya saat bertemu warga di Kelurahan Antasan Kecil Timur, belum lama tadi.

Ia mencontohkan, kawasan Antasan Kecil Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu tujuan kunjungan religi.

Di kawasan tersebut terdapat makam almarhum KH Ahmad Zuhdiannoor yang setiap hari didatangi peziarah dari berbagai daerah.

Tak jauh dari sana berdiri Masjid Jami Banjarmasin, salah satu masjid tertua yang menjadi saksi sejarah perkembangan Islam di kota ini.

Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan ke kawasan Kuin untuk mengunjungi situs peninggalan Kesultanan Banjar.

Setelah itu, pengunjung bisa menikmati pengalaman menyusuri Sungai Martapura sebelum mencicipi beragam kuliner khas Banjar, seperti Soto Banjar, ketupat kandangan, hingga aneka wadai tradisional.

Dikemas Dalam Satu Paket Wisata

Seluruh potensi tersebut, sarannya, perlu dikemas dalam satu jalur yang terintegrasi sehingga pelancong dapat menikmati berbagai destinasi tanpa harus menyusun perjalanan sendiri.

Namun, Rikval menilai konsep itu tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur transportasi yang memadai.

Ia mendorong pemerintah memperkuat konektivitas antara jalur darat dan sungai agar perpindahan antarobjek menjadi lebih mudah dan nyaman.

“Kami di DPRD akan terus mendorong agar pengembangan infrastruktur transportasi ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Tujuannya agar wisatawan merasa nyaman dan bisa tinggal lebih lama di Banjarmasin,” katanya.

Ia berharap rata-rata lama kunjungan wisatawan dapat meningkat. Jika selama ini banyak pengunjung hanya singgah, ke depan mereka diharapkan dapat menghabiskan waktu tiga hingga lima hari di Banjarmasin.

Sebab, semakin lama wisatawan berada di kota ini, semakin besar pula perputaran ekonomi yang tercipta.

Dampaknya akan dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, pedagang kuliner, penyedia jasa transportasi, hingga pengelola destinasi wisata. (RR)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Berita Terkini