27 C
Banjarmasin
Kamis, November 5, 2026

Kalsel Dorong Content Creator Naik Kelas untuk Promosi Wisata Berbasis AI

Artikel Menarik

BATULICIN, Sapalah.com – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mendorong peningkatan kualitas promosi pariwisata melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Penguatan Promosi Pariwisata bertajuk Content Creator Naik Kelas yang digelar di salah satu hotel di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (29/10/2026).

Mengusung tema Optimalisasi Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Promosi Pariwisata yang Kreatif, Inovatif, dan Berdampak, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kreator konten lokal dalam memproduksi materi promosi digital yang kreatif, informatif, dan berdaya saing.

Workshop yang diselenggarakan Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kalsel tersebut dihadiri kepala dinas pariwisata dari Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Kotabaru. Narasumbernya dari Kementerian Komunikasi dan Digital, perwakilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta Putra Putri Pariwisata Kalsel.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kalsel Ahmadin mengatakan, media sosial memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas di tengah perkembangan teknologi digital.

Konten digital kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk citra dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata.

“Di era serba digital saat ini, konten digital tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga telah menjadi wajah dan citra bagi pariwisata daerah,” katanya.

Baca juga: Kalsel Dorong Pengelolaan Meratus UNESCO Global Geopark untuk Pariwisata dan Penguatan Ekonomi

Ia menjelaskan, workshop tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat konten kreatif sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI dalam kegiatan promosi pariwisata.

Sejumlah perangkat digital, seperti ChatGPT, Canva, dan Google Flow diperkenalkan sebagai sarana pendukung untuk menghasilkan konten promosi yang lebih kreatif dan inovatif.

Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, para peserta diharapkan mampu mengikuti perkembangan tren pemasaran digital serta menghasilkan materi promosi yang menarik bagi calon wisatawan.

Ahmadin berharap, kegiatan ini dapat melahirkan kreator konten lokal yang mampu mengangkat potensi wisata Kalsel melalui berbagai platform digital dengan pendekatan yang kreatif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Dengan pelatihan ini diharapkan citra dan daya saing sektor pariwisata daerah dapat meningkat melalui kualitas promosi digital yang semakin mumpuni,” katanya. (*/SM)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Berita Terkini